GeoDipa di Penghujung 2018

Geo Dipa Energi > Berita > GeoDipa di Penghujung 2018

Patuha, 31 Desember – Sudah dua tahun belakangan ini Direksi GeoDipa rutin mengunjungi unit di akhir tahun. Memang tidak memiliki agenda khusus, hanya untuk memastikan berapa besar GWh yang telah dicapai pada tengah malam tepat saat pergantian tahun, juga untuk berdiskusi ringan dengan para insan GeoDipa yang masih bertugas di malam itu.

Penghujung tahun 2018, Direktur Utama, Riki Ibrahim dan Direktur Umum, Aulijati Wachjudiningsih beserta rombongan dan Jajaran General Manager Unit Patuha menghabiskan malam tahun baru di PLTP GeoDipa Unit Patuha

Riki Menyampaikan, tidak ada perayaan khusus menyambut pergantian tahun ini, kami memandang tahun baru 2019 dengan penuh optimisme. Bagi kami tahun 2019 sangatlah penting.  Bekerja optimal agar penjualan listrik berbasis energi terbarukan panas bumi setidaknya sesuai dengan Key Performance Index yang kami sepakati.

Menjelang pergantian tahun, GeoDipa Unit Patuha melakukan Video Conference dengan GeoDipa Unit Dieng. Membagi kebahagiaan dan harapan bersama. Jarak bukanlah alasan untuk berdoa bersama sesaat demi kemajuan perusahaan. Insan GeoDipa Unit Dieng juga berkumpul bersama di kantor menanti angka pencapaian GWh tepat di pergantian tahun.

Makan malam dengan menu lokal, berdiskusi renyah antara Direksi dengan para pegawai membuat angin tidak terlalu menggigit tulang mengingat suhu di Patuha saat itu kurang lebih 12° disertai hujan angin.

Tepat tengah malam tahun 2018 GeoDipa mencatatkan pendapatan sebesar 784 miliar dengan produksi total sebesar 744 GWH. Realisasi pendapatan mencapai 96% dari RKAP namun GeoDipa tetap optimis untuk meningkatkan pendapatan di tahun depan. Laba rugi Tahun 2018 diperkirakan akan mencapai 178 Milyar, mengalami kenaikan sebesar 33.4% dibanding laba rugi tahun lalu.

Target memang belum terpenuhi 100%, namun GeoDipa tidak akan berhenti. GeoDipa akan lebih berjuang untuk memenuhi Target produksi di tahun 2019 sebesar 769 GWh dengan target pendapatan di tahun 2019 adalah sebesar 857 miliar rupiah.

Semoga impian dan harapan insan GeoDipa di tahun 2019 dapat tercapai dan mendapat ridho Allah SWT. Tentunya dengan lebih mendorong limit kita lebih jauh, kita akan berikhtiar semampu kita, dan bertawakal setelahnya. Tambah Riki.

 

49172780_2258027810875456_5291406610684444672_n 48963806_2257980030880234_6838759945907732480_n